duhai hati
tak terlihat beban yang ditanggungrintihan yang lama terhimpun...
tak terserlah luka yang menghurung
rindukan kasih yang terlindung
mengalir airmata di pipinya
luahan suara keresahan di jiwa
tiada lagi daya menahannya
hanya tangisan bergema...
redup mata bagai berbicara
cerita hati yang terluka
dan kupinta semua cahaya
menyuluh laluan tamannya...
sejak dinantikan semilir yang berdesir
moga membawa khabar senyuman dibibir
namun benarlah penantian itu
hanya melahirkan perindu...
kembali dialunkan hangat kasihnya
terlenakan irama sentuh dijiwanya
duhai hati tenanglah dikau
usah diturutkan kehampaan
tika mimpi hanyalah igau
tak menjelma kenyataan
pujuklah tangismu jangan dibiarkan
indah malammu tercalar
kerna bahagiamu telah dijanjikan
sebuah istana terhampar
Label: madah kiasan



